Tampilkan postingan dengan label Curhat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Curhat. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 September 2007

Bete, Bete, Uh......... Setan. !


Entah apa yang terlintas dalam otakku saat nulis ini, pokoknya aku bete abis. Dan tidak ada yang menggairahkan. Aku buka banyak blog dan ga ada yang membuatku bangkit. Mungkin ini hari yang sial.

Kata teman saya, " setan selalu membuat orang murung, setan selalu mencuri gairah".
Apamungkin emang setan yang membuatku begini. Tapi kan ini bulan Ramadhan. Bukankah setan saat ini lagi dikerangkeng.

Tapi kenapa aku jadi kesetanan, Eh hilang gairah.


Semua persendian kerengganggkan. Pokoknya semua yang bersendi aku goyang biar bisa enak badan. Tapi tetap saja.

Aku ngebayangin mandi di kolam yang dingin, ngebayangin minum jus stroberi, ngebayangin gadis yang suka main di warnet yang ku jaga, Tapi tetap saja.


Bete, bete, bete, Uh, Setan !, (awas lu setan !!!!!!)

Selengkapnya...

Kamis, 20 September 2007

Internet dan Tata.

sejak aku ajak main game internet, Tata selalu merengek pengen main internet. Baru saja sehari ditinggal, dia sudah nelpon pengen main game lagi.

Di buku diarinya, tata nulis,

Tata aku ajarin juga nulis buku diary setiap habis main denganku.

Aku jarang dirumah. Aku selalu sempetin waktu untuknya tiap sabtu dan minggu. Aku jarang karena hubungan aku dengan mamanya lagi merenggang. itu terjadi sejak dua tahun lalu.

Di enrekang, dua tahun lalu, tata kenal komputer. Dia selalu main game Tarzan dan nonton Barnie si boneka.

Aku pisah setahun bersama tata dan mamanya. Mereka pulang lagi ke Bandung setelah bertahan hanya dua bulan di Enrekang.

Aku selalu berharap anakku tidak ketinggalan jaman dan cerdas. Setiap aku pulang dan bersama dia, aku selalu ajak dia baca buku, menulis. Aku pernah janji, kalo dia bisa belajar dengan baik dan rangking satu, aku akan kasih hadiah.

Di buku hariannya dia tulis begini,

Selengkapnya...

Rabu, 19 September 2007

Aku dan Dia

sebentar lagi aku tinggalkan bandung. Mungkin sebelum ramadhan. Dan itu juga yang membuat Dia gelisah dan selalu memburuku pertanyaan. Hubungan ini akhirnya bagaimana ?

Aku dan Dia sejak dua tahun ini bermasalah, sejak dia tinggalkan kampung kembali ke bandung. Hubungan yang dingin,tanpa cinta dan kasih sayang. Yang ada hanyalah sekedar bermanis di depan Anak.

Ya, Kami sudah punya anak yang lucu, keriting dan bagiku sangat kusayangi. Dan Anakku ini juga sangat disanyangi Kakek, nenek dari Dia.

Masalahku belum selesai sementara waktuku dibandung sebentar lagi. Berpisah Atau terus menjalani hidup yang hambar.

Pernah aku pikir tuk teruskan hubungan demi anak. Tapi tetap saja hatiku tak munculkan harapan dengannya. Selalu saja aku lihat ada masa lalu yang membuatku trauma bersama dia. Dan setiap kali aku Ingin tinggalkan, anakku selalu manja bersamaku. Uhhhhhhh. Aku tak tahu harus bagaimana mengambil keputusan.

Selalu aku berharap ada yang bisa membisikkan kemantapan dalam memutuskan ini, tapi semua sia-sia. aku selalu menghindar tapi ternyata waktu selalu maju ke depan.

Apa yang harus kuperbuat ?

Selengkapnya...

Selasa, 11 September 2007

Marhaban Yaa Ramadhan.

Ramadhan yang akan dimulai kamis besok sudah banyak ditunggu umat muslim. Hp saya juga tak henti-hentinya menerima ucapan menyambut Ramadhan. Mengingatkan agar menyongsong bulan suci ini dengan ikhlas dan tak lupa bermaaf-maafan. Marhaban Yaa Ramadhan.


Saya selalu ingat saat-saat ramadhan di Kampung saya. Setiap selepas subuh, banyak warga yang jalan-jalan dipinggir sungai mata Allo. Kami menyebutnya kawasan itu sebagai pinggir pantai walau sebenarnya itu hanya pinggir sungai. Ngga tau siapa yang mulai menyebut seperti itu. Mungkin karena tempatnya seperti Pantai losari yang terkenal di Makassar. Kampungku sebenarnya berbukit yang dialiri dua sungai Mata Allo dan Sungai Saddang.


Sebagai remaja waktu itu, setiap subuh selepas sholat kami langsung nongkrong menunggu orang yang lewat. Kadang-Kadang, bila dimesjid orang masih pada berdoa dan mendengar Kultum, Kami sudah lari mencari tempat tongkrongan. Dasar kelakuan remaja yang selalu pengen berburu wanita sebaya. Tentu yang cantik-cantik yang jadi incaran.

Tapi itu Dulu. Suasana seperti itu walaupun masih ada tapi tidak seramai dulu lagi. Apalagi sejak air mata allo selalu mengering. Pemandangannya sudah tidak sedap dipandang mata.

Ramadhan sudah datang lagi. Sepuluh tahun sudah saya tinggalin kampung.
Marhaban Yaa Ramadhan. Semoga hari suci tetap ada dalam hati.

Selengkapnya...