Bulan ramadhan sudah masuk hari ke 16, esok adalah hari yang ke tujuh belas yang banyak diyakini hari yang sangat dimuliakan yaitu Nuzulul Qur'an yang secara literal berarti turunnya Al Qur'an (kitab suci agama Islam). Nuzulul Qur'an adalah istilah yang merujuk kepada peristiwa penting penurunan wahyu Allah pertama kepada nabi dan rasul terakhir agama Islam yakni Nabi Muhammad SAW.
Apakah kita masih mengikuti ajarannya ?
Menjelang Ramadhan banyak tempat hiburan malam yang ditutup demi menghargai umat muslim yang merayakan ramadhan, kalo tidak maka akan ada Razia ormas yang biasa galak. Kemudian, warung-warung dihimbau agar tidak menyediakan makanan di siang hari kalo tidak satpol PP akan bertindak. Dan di bulan Ramadhan, biar keren, seringlah pakai baju koko dan kopiah agar terkesan alim. Inilah Citra Ramadhan. Setelah Ramadhan berlalu, apakah kita konsisten terhadap sikap kita.
Inilah yang selalu dipertanyakan. Lain omong lain perbuatan. Padahal dalam islam sudah ditegaskan agar kita tidak menjadi orang yang munafik.
Kita memang bangsa yang selalu bertindak untuk citra. Selalu bertindak untuk esok dan lupa yang diucapkan kemarin. Pantas saja, Ketua MPR nurhidayat Wahid malah tidak sepakat jika razia klub malam hanya dilakukan saat Ramadhan saja. Kemana mereka (orang-orang suka Razia) setelah Ramadhan.
Selengkapnya...
Kamis, 27 September 2007
Konsistensi dan Lupa.
Selasa, 11 September 2007
Marhaban Yaa Ramadhan.
Ramadhan yang akan dimulai kamis besok sudah banyak ditunggu umat muslim. Hp saya juga tak henti-hentinya menerima ucapan menyambut Ramadhan. Mengingatkan agar menyongsong bulan suci ini dengan ikhlas dan tak lupa bermaaf-maafan. Marhaban Yaa Ramadhan.
Saya selalu ingat saat-saat ramadhan di Kampung saya. Setiap selepas subuh, banyak warga yang jalan-jalan dipinggir sungai mata Allo. Kami menyebutnya kawasan itu sebagai pinggir pantai walau sebenarnya itu hanya pinggir sungai. Ngga tau siapa yang mulai menyebut seperti itu. Mungkin karena tempatnya seperti Pantai losari yang terkenal di Makassar. Kampungku sebenarnya berbukit yang dialiri dua sungai Mata Allo dan Sungai Saddang.
Sebagai remaja waktu itu, setiap subuh selepas sholat kami langsung nongkrong menunggu orang yang lewat. Kadang-Kadang, bila dimesjid orang masih pada berdoa dan mendengar Kultum, Kami sudah lari mencari tempat tongkrongan. Dasar kelakuan remaja yang selalu pengen berburu wanita sebaya. Tentu yang cantik-cantik yang jadi incaran.
Tapi itu Dulu. Suasana seperti itu walaupun masih ada tapi tidak seramai dulu lagi. Apalagi sejak air mata allo selalu mengering. Pemandangannya sudah tidak sedap dipandang mata.
Ramadhan sudah datang lagi. Sepuluh tahun sudah saya tinggalin kampung.
Marhaban Yaa Ramadhan. Semoga hari suci tetap ada dalam hati.
Selengkapnya...
Jumat, 24 Agustus 2007
Lahirnya Anak
Siang tadi aku debat ma teman. Kata teman, Anak yang meninggal beberapa detik sebelum keluar dari rahim ibu ke dunia ini di ambil lagi rohnya oleh tuhan karena tidak mau mengakui tuhan sedangkan anak yang lahir adalah anak yang siap dan mau mengakui tuhan.
Aku bertanya, dari mana kamu tau anak itu siap dan tidak siap. Bukankah banyak kasus anak yang meningggal karena asupan gisi yang kurang dan memiliki penyakit ? lebih tepatnya aku katakan bahwa banyak anak yang meninggal karena alasan kedokteran. Bukan karena tidak mau mengakui tuhan. " Mana Dalil yang bisa membuktikan itu," kata saya.
Benarkah anak yang meninggal itu mengatakan tidak mengakui tuhan sehingga tuhan mencabut kembali roh yang telah ditiupkan tuhan ? Bagaimana kalau anak itu berbohong pada tuhan dan di dunia mengingkari janjinya ?
Al-Quran mencatat firman Allah: “Selanjutnya Kami dudukan janin itu dalam rahim menurut kehendak Kami selama umur kandungan. Kemudian kami keluarkan kamu dari rahim ibumu sebagai bayi.” (QS 22:5)
Selengkapnya...