Senin, 04 Februari 2008

Marrangan, Pesta berburu Babi

Bak sebuah pesta yang disambut meriah, masyarakat Enrekang yang sebagian besar adalah petani menjadikan marrangan atau berburu babi sebagai kegiatan yang menyenangkan. Berburu babi sudah dilakoni masyarakat sejak tahun 1904.

Minggu, 03 januari, ratusan warga dari berbagai kecamatan yang ada di Enrekang berkumpul di Kelurahan Lewaja dusun Kukku membawa tombak dan parang yang dijadikan senjata dalam perburuan. Beberapa warga juga ada yang membawa anjing pemburu mereka. Anjing itu bukan sembarang anjing, tapi sudah terlatih dalam perburuan.

Manta (59), salah satu yang dituakan dalam kelompok parrangan (Pemburu babi) membawa dua sudah memakan ratusan babi. Berburu babi sudah lakoni manta sejak masih kecil. “ Sampai sekarang, marrangan sudah jadi hobi yang menyenangkan,” Katanya.

Dawing (52) salah satu pemburu babi juga mengatakan marrangan sebagai hobi yang dilakoni sejak dulu. Terakhir Dawing yang memiliki kebun coklat ini, memburu babi lima tahun yang lalu. “ Trakhir saya ikut berburu babi lima tahun lalu, marrangan sudah jadi hobi saya sejak dulu,” Kata Dawing.

Sabir, mahasiswa semester IV di salah satu perguaruan tinggi di Makassar bahkan mengatakan berburu babi sudah ia lakoni sejak masih di SD. “ Pertama kali saya diajak orang tua berburu babi, sekarang saya juga sudah biasa dan senang jika diajak lagi” Katanya.

Pesta berburu babi ini menurut manta memiliki nilai-nilai sosial. Dengan adanya marrangan, masyarakat dapat menjalin komunikasi dan bersatu. Sebelumnya, di antara warga yang berlainan desa atau wilayah masih terjadi konflik-konflik. “ Tapi dengan seringnya pesta marrangan ini, hal itu dapat teratasi,” Kata Manta.

Manta juga menegaskan bahwa pasta marrangan bebas dari kepentingan partai dan golongan. “ Disini tidak ada partai-partaian dan tidak ada yangmengatasnamakan golongan, semua cair dan berbaur,” Kata Manta

Menurut Manta, marrangan sudah menjadi budaya yang turun temurun dilakoni masyarakat Enrekang. Kegiatan marrangan dipelopori oleh Nene’ Tera, Nene’ Sandang, Nene’ Tenga dan Nene’ Lahida pada tahun 1904. Kemudian, tahun 1946 dilanjutkan oleh Ambe Gamisa dan Ambe Rahiyang. Pada Tahun 1959 sampai sekarang Parrangan dibawah komando Ambe Sidang.

Selain menjadi sebuah pesta masyarakat, marrangan juga lebih dekat dengan istilah memburu hama babi yang sering merusak hasil pertanian masyarakat. Kabupaten Enrekang adalah kabupaten yang banyak menghasilkan tanaman pertanian sehingga babi menjadi musuh masyarakat yang penghidupannya dibidang pertanian.

Bupati Enrekang Haji La Tinro La Tunrung saat melepas para pamburu babi ini mengatakan Kegiatan Marrangan sangat positif sebab menjadi alat pemersatu masyarakat. “ Ini merupakan kegiatan luar biasa yang diperlihatkan masyarakat dalam menjalin hubungan satu dengan lainnya,” Kata La Tinro.

Bupati mengingatkan agar masyarakat tidak lagi memakai memasang aliran listrik di areal kebun yang dapat membahayakan nyawa manusia demi menjerat babi. Kegiatan marrangan diharapkan dapat terus tumbuh dan dilestarikan. ( Muhammad Naim)

2 komentar:

Anonim mengatakan...

hey


Just saying hello while I read through the posts


hopefully this is just what im looking for looks like i have a lot to read.

Anonim mengatakan...

Depending on what your destination is and how long you plan on making your trip for, the airfare may be the priciest expense. Because of this, finding a great deal on the airfare becomes extremely important. The more money you are able to save on the plane tickets, the more money you will be able to use toward your actual vacation.

When it comes to purchasing your airline tickets, the sooner the better. This goes for basically anywhere you plan on traveling. When you purchase a ticket sooner, lets say several months before the trip, there will be less of a demand, which will drive the price of the ticket down. However, on the flip side, as the day of the desired flight approaches, the flight's seats will begin to fill up. As fewer and few seats become available, the higher the demand will be, which will drive the price up. Booking the flight in as far advance as you can may save you hundreds of dollars in the long run.

Flying during the middle of the week is generally the cheapest time to fly. Fewer people travel during mid week than on Friday through Sunday. If at all possible, fly out on a Tuesday or Wednesday. You may actually find prices significantly less expensive on the Wednesday than the Sunday of the same week.

Looking for airfare online will probably be your best be at securing the cheapest possible flight price. There are multiple booking agencies which specialize in finding the cheapest airfare. However, to save time, go to Bing.com, which offers a comprehensive flight search option. Bing will search other travel sites (Expedia, Priceline, Hotwire, etc.) and display the cheapest flight form each site. From here you will be able to decide which website offers the best deal.

Students can often find discounted airfare by visiting STA.com. This is the Student Travel Association, and it can sometimes find less expensive airfare for the traveling student. This isn't always the case, but it doesn't hurt to look.

[url=http://cheapairtickets.qarri.com/]Guide for cheap air tickets[/url]